orang terkaya di tanjungpinang
Berikutadalah daftar 20 Orang Terkaya di Indonesia: 1. Budi Hartono (76 tahun) USD 9 miliar - Perbankan dan rokok 2. Michael Hartono (77 tahun) - USD 8,9 miliar - Perbankan dan rokok 3. Sri Prakash Lohia (64 tahun) - USD 5,4 miliar - Tekstil, polyester 4. Chairul Tanjung (54 tahun) - USD 4,6 miliar - Media, retail, dan aneka industri 5.
Tchat Rencontre En Ligne Sans Inscription. TANJUNG PINANG, - Jalan-jalan ke Tanjung Pinang pasti rasanya tak lengkap jika tidak mencoba berbagai penganan khasnya. Tanjung Pinang yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau dipengaruhi oleh budaya Melayu yang kental sehingga penganannya pun memiliki ciri khas Melayu yang kental. Baca juga Itinerary 4 Hari 3 Malam di Tanjung PinangBerikut ini beberapa kuliner khas Tanjung Pinang yang wajib kamu coba ketika berkunjung ke sana. 1. Gonggong Gonggong, makanan laut bernilai gizi adalah sejenis kerang yang hanya bisa ditemukan di Pulau Sumatera, khususnya di Tanjung Pinang. Bentuknya seperti siput, dengan cangkang berwarna putih. Biasanya gonggong diolah hanya dengan cara direbus. Gonggong yang sudah matang lalu dimakan dengan dicocol ke sambal spesial. Baca juga Berita Foto Menelusuri Warisan Budaya Orang Tiochiu di Tanjung PinangRasa gonggong agak manis, dagingnya yang kenyal memberikan sensasi yang menarik. Saat memakan gonggong harus hati-hati. Pasalnya terdapat sejenis kuku yang dijadikan alat kita mengambil daging gonggong dari cangkangnya. Kuku ini berbentuk seperti ekor udang, keras dan tidak bisa dimakan. 2. Otak-otak SYIFA NURI KHAIRUNNISA Otak-otak Tanjung Pinang selain bisa dimakan langsung juga bisa dijadikan oleh-oleh. Rasanya unik, dengan warna sedikit merah memberikan sedikit rasa pedas dan gurih. Varian otak-otak ikan campur daging sotong jadi favorit. Otak-otak khas Tanjung Pinang berbeda dengan otak-otak lainnya. Memiliki tiga macam varian pada umumnya, yaitu otak-otak original dengan daging ikan saja, otak-otak pedas yang berwarna merah, dan otak-otak pedas dengan campuran daging sotong. 3. Bingke Kembang Kue bingke kembang ini cukup unik, memiliki bentuk seperti bunga kembang yang kemudian dipotong segitiga layaknya kue. Warnanya hijau dengan wangi pandan yang cukup kuat.
Tidak afdol rasanya kalau sedang berkunjung dan berlibur ke Tanjungpinang, tidak merasakan kopi rempah Sekanak yang terkenal dari negeri Gurindam tersebut. Serius! Setidaknya Anda harus mencoba ngopi di beberapa tempat seperti café atau warung kopi untuk sekedar ngopi, demi merasakan kopi asli kota tersebut atau bahkan berwisata kuliner mencicipi kudapan dan minuman khas Tanjungpinang. Dijamin deh, liburan Anda akan menjadi lebih bermakna karena mengetahui langsung minuman dan makanan khas kota Tanjungpinang. Kalau Anda tertarik buat ngopi dan sekedar nongkrong selama menikmati masa libur di kota tersebut, Anda harus mencatat dan mengingat beberapa tempat ngopi paling asyik di kota Tanjungpinang yang akan dijelaskan lebih lengkap di bawah ini. Simak baik-baik ya?! 1. Ropang Kwek-kwek Tempat Keren, Harga Gak Bikin Kere Beralamat di Jalan Ahmad Yani, kota Tanjungpinang, café ini sangat cocok bagi Anda yang suka nongkrong bersama keluarga dan sahabat. Tempatnya yang berada di pinggir jalan utama sangatlah strategis bagi Anda yang suka melihat suasana kota Tanjungpinang pada malam hari. Bagi Anda yang membawa anak-anak, tempat ini sangatlah luas sehingga anak-anak pun menjadi lebih betah berlarian dan bermain di halaman café. Pelayanan yang oke dan harga makanan yang sangat terjangkau membuat Anda harus memasukkan café ini sebagai tempat nongkrong baru yang tak bisa Anda lupakan saat ada di kota Tanjungpinang. Selama ada di sini, cobalah memesan Cheese Green Tea atau Thai Mango-nya yang mempesona. Dijamin ketagihan, deh! 2. Kedai Makan d’FAZ Bagi Anda yang menginap di hotel-hotel seperti Kaputra Hotel, Bintan Permata Hotel, Hotel Sunrise City dan CK Tanjungpinang Hotel and Convention Centre, maka Kedai Makan d’FAZ ini sangatlah dekat dari tempat penginapan Anda. Beralamat di Jalan Basuki Rahmat samping kantor Kejaksaan Negeri, kota Tanjungpinang, tempat ini sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan masakan-masakan yang menggoyang lidah, seperti ceker pedas, siput betuah atau siput isap pedas manis dan berbagai kudapan pedas modern serta khas Tanjungpinang lainnya. Datang ke sini bersama keluarga dan para sahabat sambil berlibur di kota Tanjungpinang akan menjadi pengalaman tidak terlupakan bagi Anda. Ditambah lagi tempatnya yang strategis seperti dekat dengan Jalan Utama serta objek wisata Pulau Penyengat, akan membuat liburan berjalan sangat lancar selama berada di kota Gurindam. 3. Akau Potong Lembu Spot Wajib untuk Nongki Cantik di Tanjungpinang Tak jauh dari Kedai Makan d’FAZ, Pusat Kuliner Akau Potong Lembu sudah menunggu Anda untuk sekedar ngopi bersama keluarga dan sahabat atau nongki-nongki cantik sambil mengobrol bersama warga sekitar. Tempat kuliner yang berada di pusat kota Tanjungpinang merupakan spot kuliner yang wajib sekali untuk Anda kunjungi selama berada di Tanjungpinang. Banyak stand makanan yang menjual makanan dan minuman untuk sarapan, makan siang hingga makan malam di sini. Beberapa kedai kopi tradisional khas Melayu juga dapat Anda temukan di sini. Sop ikan asem pedas khas Tanjungpinang, bakuteh, sop ikan bening, mie goreng, yang tofu, mie lendir hingga sop ikan keladi menjadi santapan khusus saat sarapan dan makan siang di sini. Malam harinya, Anda dapat menikmati sate, oh cian, bihun kepiting, atau kue lobak dari gerobak-gerobak yang menjual hampir semua kuliner khas Tanjungpinang. Tak ketinggalan bermacam minuman seperti kopi khas Tanjungpinang, aneka es, teh tarik, hingga kedai es cendol yang telah buka sejak 1964 ada di sini. Intinya, tempat yang sering disebut sebagai Kulup oleh masyarakat lokal ini sudah menjadi buah bibir banyak wisatawan yang pernah mengunjungi Tanjungpinang, sehingga Anda tidak boleh melewatkannya ketika berkunjung ke kota Gurindam tersebut. 4. Modern Place and Good Live Music untuk Anda yang Kekinian The Canopy Cafe Café ini adalah tempat nongkrong modern terbaik di kota Tanjungpinang. Betapa tidak?! Live music, kopi-kopi berkualitas, berbagai makanan yang lezat, harga yang tidak terlalu mahal serta suasana ramai yang menyenangkan dapat Anda temukan semua di The Canopy Cafe. Jikalau Anda merayakan tahun baru di Tanjungpinang, maka nongki cantik di café yang beralamat di 133 Gudang Minyak Road, Km. 2, Rimba Jaya, Tanjungpinang ini adalah hal yang wajib untuk Anda lakukan bersama orang yang tercinta. Kesimpulannya, The Canopy Cafe adalah wujud sebuah café modern yang biasanya hanya dapat Anda temukan di kota-kota besar macam Jakarta. 5. Warkop Batok Bercita Rasa Kopi Lokal Berlokasi di Jalan Raja H. Fisabillillah, Sei Jang, Bukit Bestari, kota Tanjungpinang, tempat ini memiliki jam operasional setiap hari yang menyajikan beragam aneka kopi, terutama kopi hitam. Disini bukan hanya disajikan aneka macam kopi, namun memiliki khas dengan aroma kelapa. Nama dari berbagai macam kopi yang tersedia juga unik-unik, seperti kopi batok, kopi kasus, kopi jahe, dan sebagainya. Anda dapat memilihnya sesuai selera. Warung yang satu ini sangat nyaman dikunjungi karena sangat bernuansa lokal. 6. All in One Morning Bakery Sesuai dengan namanya, cafe ini menawarkan berbagai kelezatan roti dan kue yang pas untuk menemani waktu nongkrong anda. Cafe yang berlokasi di Jl. Panjaitan Km. 7, Tanjungpinang ini memang paling nyaman dijadikan sebagai tempat nongkrong bersama kawan-kawan. Roti dan cake-nya pun tak tertandingi rasanya. Namun, meski namanya Morning Bakery, banyak juga pengunjung yang datang ke sini untuk makan siang. Selain itu, pilihan makanannya pun ada makanan yang berat, tidak hanya roti dan cake atau penganan kecil lainnya. Morning Bakery pun menyediakan minuman-minuman lain selain kopi, baik itu hangat maupun dingin. Uniknya, ternyata tempat ini terlihat seperti café di luar namun ternyata di dalam pihak pengelola menggabungkan beberapa toko roti dan foodcourt menjadi satu, sehingga bila ke sini, Anda juga dapat menemukan bingsoo hingga makanan lokal Tanjungpinang seperti mie lendir dan sop ikan yang banyak ditawarkan oleh kedai-kedai makanan lokal yang ada di Morning Bakery. Tertarik? 7. Nongki Ala Anak Muda di Kedai Kopi Maryam Kedai Kopi ini sering mengadakan event-event dari tebak juara Piala Dunia, Talk Show hingga Lomba Fotografi. Oleh karena sering mengadakan event, Kedai Kopi Maryam sangat cocok ditongkrongi oleh anak-anak muda yang suka mendengar dan melihat beberapa band lokal yang kerap manggung di tempat ini. Beralamat di Jalan Pos Tanjungpinang tepat sebelum Bintan Mall, tempat ini memiliki suasana khas tempo dulu yang tentunya sangat sayang untuk Anda lupakan begitu saja ketika berlibur ke Tanjungpinang. 8. Bezzo Street Coffee Harga Lokal, Kualitas Internasional Bertempat di kawasan kuliner, jalan Hang Tuah, kota Tanjungpinang, Bezzo Street Coffee sangat asyik untuk dijadikan tempat nongkrong sambil melihat indahnya pemandangan laut secara langsung. Anda dapat memanjakan mata ketika melihat matahari terbenam saat sore hari sambil ngopi-ngopi cantik di sini. Jangan sampai Anda melewatkan kopi nikmat berkualitas internasional namun berharga lokal ini ketika Anda berlibur atau mengunjungi kota Tanjungpinang. 9. Menikmati Malam Penuh Bintang di Cafe Puncak Ingin melihat kota Tanjungpinang dari ketinggian pada malam hari? Nah, ada satu tempat nongkrong sambil ngopi yang bisa memenuhi keinginan Anda tersebut. Café Puncak namanya. Café yang berlokasi di Jalan Bukit Cermin No. 44, Bukit Cermin, kota Tanjungpinang ini menyediakan tempat yang luas, parkir yang juga besar, serta pemandangan kota yang indah apalagi ketika malam hari. Memang tempat ini tak menyediakan menu makanan yang banyak seperti tempat-tempat lain, namun bila sekedar ngopi-ngopi cantik, maka Café Puncak adalah tempat yang tepat untuk Anda pilih. Suasana-nya yang tenang dan sejuk serta ada ruang terbuka hijau tanpa atap di café bagi Anda yang ingin nongkrong ditemani langit Melayu bertabur bintang, akan menjadi satu-satunya malam terbaik dalam hidup Anda tatkala memutuskan berlibur ke Tanjungpinang. 10. Berburu Kuliner di Rimba Jaya Berlokasi di Jalan Gudang Minyak Rimba Jaya, kota Tanjungpinang, Rimba Jaya merupakan pusat kuliner mirip Kulup atau Pusat Kuliner Akau Potong Lembu yang benar-benar menyediakan berbagai macam masakan dan minuman khas Tanjungpinang serta kuliner dari daerah-daerah lain seperti Japanese Food. Rimba Jaya sangatlah cocok bagi Anda para pemburu kuliner, karena tempat ini sangatlah lengkap. Demikianlah sepuluh tempat ngopi sekaligus nongkrong cantik paling asyik di kota Tanjungpinang. Jangan sampai Anda lewatkan ketika berkunjung ke kota Gurindam ini. Dijamin, gak akan menyesal kok.
ilustrasi minyak goreng via detikcom - Hampir semua merek minyak goreng tersedia di Tanjungpinang, meskipun kini kondisi harganya tanpa subsidi menyusul kelangkaan terus menerus. Warga mengeluhkan harga melonjak, meskipun pasokan mulai tersedia. Bahkan, di Jawa mengular antrean beli minyak goreng. Merek-merek tadi, untuk sebagian, pabrikan kelompok usaha konglomerat di Tanah Air. Pendeknya, meskipun telah konglomerat, mereka tetap mencari duit di Tanjungpinang. Siapa? Isu minyak goreng menjadi isu nasional lantaran Indonesia produsen terbesar minyak sawit crude palm oil/CPO di dunia. CPO, seperti ekstrasi, banyak digarap konglomerat di Tanah Air. Seperti dilansir Indonesia mencatat sejumlah orang kaya raya alias konglomerat berkecimpung di bisnis minyak goreng. Sebagian besar merek minyak goreng mereka familiar di telinga ibu-ibu rumah tangga, termasuk di Tanjungpinang. Keluarga Widjaja Keluarga tajir lewat kelompok usaha Sinar Mas Group. Anak-anak Eka Tjipta Widjaja, sang patron, memiliki perusahaan produsen minyak goreng terbesar di Tanah Air, Filma. Dalam laporan Forbes, diperkirakan Keluarga Widjaya memiliki kekayaan 9,7 miliar dolar AS, Rp 138,71 triliun. Bermodal kekayaan sebesar itu, Forbes menobatkan Keluarga Widjaja sebagai orang terkaua kedua di Tanah Air. Anthony Salim Anthony Salim merupakan bos dari Grup Salim, dengan pendirinya Sudono Salim alias Om Liem. Salim termasuk konglomerat di Tanah Air. Anthony Salim, lewat Grup Salim, memiliki Indofood. Lini bisnis mereka termasuk minyak goreng melalui Indofood Agri Resources Ltd, publik mengenalnya dengan merek Bimoli. Dalam laporan Forbes, kekayaan Anthony Salim diperkirakan 8,5 miliar dolar AS, setara Rp 121,55 triliun sekaligus menjadi ornag terkaya ketiga di Tanah Air. Bachtiar Karim Bachtiar Karim, bos Grup Musim Mas, memiliki bisnis sawit terbesar di Indonesia. Perusahaan dia memproduksik beberapa merek minyak goreng, termasuk Sunco. Bachtiar anak pertama dari empat bersaudara keturunan Anwar Karim. Menurut Forbes, kekayaannya diperkirakan 3,5 miliar dolar AS, setara Rp 50 triliun. Dia tercatat orang terkaya urutan ke-10 di Tanah Air. Martuar Sitorus Publik mengenal Martuar Sitorus sebagai bos Wilmar, produsen minyak goreng Fortune dan Sania. Kekayaan dia ditaksir 2,9 miliar dolar AS setara Rp 41 triliun. Sukanto Tanoto Kerajaan bisnis Sukanto Tanoto, sebagian berlokasi di Riau, dan dia dikenal pemilik dan Royal Golden Eagle International. Dia berbisnis di industri sawit melalui Asian Agri dan Apical serta memproduksi minyak goreng merek Camar. Kekayaan Tanoto ditaksir 2,3 miliar dolar AS. *
Batam - Provinsi Kepulauan Riau Kepri memiliki beragam destinasi wisata yang berpotensi besar untuk dikembangkan. Salah satunya berlokasi di Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepri. Kota Tanjungpinang dikenal dengan kota yang memiliki hawa sejuk dan suasana yang tenang. Baik dari segi sosial maupun lingkungannya. Bahkan, banyak yang tidak menyadari bahwa kota ini merupakan ibu kota provinsi. Apalagi memiliki penduduk jauh lebih sedikit daripada Kota Batam. Destinasi di kawasan tersebut bermacam-macam, mulai dari destinasi religi, alam, budaya dan lainnya. Jika dari Kota Batam pengunjung menempuh jarak 1 jam dengan menggunakan kapal ferry. Setiap satu orang harus membayar ongkos lebih kurang Jika hendak ke Tanjungpinang, bisa melalui dua jalur laut dan jalur udara. Jalur laut melalui Pelabuhan Punggur ke Pelabuhan Sri Bintan Pura. Tetapi kalau pengunjung membawa kendaraan harus naik kapal di Pelabuhan Roro Punggur menuju Pelabuhan Roro Tanjung Uban. Setelah itu pengunjung tinggal melanjutkan perjalanan ke Tanjungpinang. Jika melewati jalur udara, satu-satunya bandara di ibu kota ini adalah Bandara Internasional Bandara Raja Ali Haji Fisabilillah. Bandara ini berada tidak jauh dari pusat kota Tajungpinang. Setelah sampai di Tanjungpinang, pengunjung bisa menikmati beberapa destinasi. Berikut 15 destinasi wisata di Kota Tanjungpinang. Peserta mengikuti Final Lomba Perahu Jong dalam rangkaian Festival Pulau Penyengat yang berlangsung hingga 24 Februari mendatang, di Dermaga Kampung Bulang, Kepulauan Riau, 21 Februari 2016. ANTARA FOTOPulau PenyengatPulau penyengat, destinasi wisata yang paling terkenal di Kota Tanjungpinang. Jika Anda sampai di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang pulau tersebut tampak di sebelah kanan pelabuhan. Pulau penyengat adalah destinasi budaya dan religi. Bahkan cerita sejarah yang terdapat di pulau tersebut menjadi perhatian dunia. Pulau Penyengat merupakan salah satu warisan budaya UNESCO di Sumatera. Pulau DompakBerada di provinsi kepulauan, tentu tidak lepas ibu kota ini memiliki wisata pulau. Selain Penyengat, terdapat juga Pulau Dompak. Pulau ini dihubungkan oleh jembatan. Pulau Dompak dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Di kawasan ini terdapat kantor Gubernur Kepri, DPRD Kepri, beberapa dinas terkait, dan lainnya. Jika ingin mengurus administrasi Anda harus menyebrang ke pulau tersebut. Mulai dari jembatan hingga ikon-ikon yang terdapat di pulau tersebut sering dijadikan tempat berwisata oleh wisatawan. Pantai Tanjung Siambang Dompak menjadi tempat bersantai warga Tanjungpinang, ibu kota Kepri. TEMPO/Yogi Eka Sahputra Pulau SenggarangPulau Senggarang hampir sama seperti Pulau Penyengat. Bila Pulau Penyengat dengan berbudaya muslim sedangkan untuk Pulau Senggarang adalah permukiman warga Tionghoa. Pulau Senggarang berseberangan dengan Tanjungpinang dan sangat cocok untuk Anda, yang ingin mencari ketenangan atau jauh dari suasana Raya Sultan RiauMasjid ini berada di Pulau Penyengat. Salah satu ikon wisata religi yang terkenal adalah Masjid Raya Sultan Riau - yang konon dindingnya terbuat dari putih telur. Selain itu masjid ini juga menyimpan berbagai peninggalan sejarah, mulai dari Alquran besar yang bertulis tangan, hingga peninggalan lainnya. Ketika sampai di Pulau Penyengat pengunjung disuguhkan dengan pemandangan masjid yang berwarna khas Melayu, kuning dan hijau. Masjid Sultan Riau di Pulau Penyengat. Foto Masjid Raya DompakMasjid satu ini dibangun setelah Pulau Dompak difungsikan. Ketika hendak menyeberang ke Pulau Dompak, pengunjung disuguhkan dengan kemegahan masjid tersebut. Jika anda berada di halaman Masjid Raya ini, terdapat pemandangan luas. Melihat kota Tanjungpinang sebagian bisa melalui masjid tersebut. Vihara Seribu Wajah Patung SeribuVihara Seribu Wajah atau sering disebut patung seribu juga menjadi destinasti favorit di Tanjungpinang. Destinasi ini juga menjadi tempat berlibur beberapa artis yang pernah datang ke Tanjungpinang. Atraksi utama vihara ini berupa deretan patung yang bersusun rapi. Patung-patung membentuk pemandangan yang indah dan langka. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva berada di sebelah barat Kota Tanjungpinang. Berajak 20 menit dari pusat kota. Vihara Terbesar Asia Tenggara Avalokitesvara GrahaVihara ini disebut sebagai vihara terbesar se-Asia Tenggara. Dibangun oleh sebuah yayasan komunitas Tionghoa di Tanjung Pinang, untuk dijadikan sebagai tempat memperdalam ilmu agama, berguru dan belajar para bhiksu dan sangha. Vihara ini sering dikunjungi wisatawan dari Cina, Singapura, dan 500 patung Lohan di Vihara Ksitigarbha Bodhisattva Bintan, Kepulauan Riau. Tempo/Francisca Christy Rosana Klenteng Sun TekongKelenteng Budha Sun Te Kong berada di pesisir Senggarang, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Konon usianya diperkirakan sudah lebih dari 300 tahun, yang sekaligus menandakan bahwa hubungan antara etnis Tionghoa dengan Melayu sudah terjalin sejak Gongong RaksasaKota Tanjungpinang, terkenal dengan masakan lautnya yaitu siput gonggong. Ke Tanjungpinang, wisatawan selalu mencari makanan tersebut. Sehingga makanan itu dijadikan monumen sendiri, yaitu monumen gongong. Monumen tersebut berada di Laman Boenda Kota Tanjungpinang. Kawasan ini menjadi jendela kota. Berada tepat di samping pintu keluar Pelabuhan Sri Bintan Pura. Sejumlah peserta mengikuti lomba peragaan busana khas Melayu di rangkaian acara Festival Pulau Penyengat, 23 Februari 2016. Pakaian adat bagi wanita dikaitkan dengan fungsinya yaitu pakaian sebagai penutup malu, pakaian sebagai penjemput budi, dan pakaian sebagai penolak bala. ANTARA/Yudhi MahatmaTugu Pensil Kota Tanjungpinan memiliki berbagai macam monumen. Selain monumen gongong raksasa, terdapat juga monumen pensil. Atau yang sering disebut warga setempat Tugu ini adalah sebuah tugu yang dibuat sebagai simbol pemberantasan buta huruf dan penghargaan bagi Kepulauan Riau yang dapat membebaskan daerahnya dari buta huruf melalui program Pemberantasan Buta Huruf PBH pada tahun ini terletak di Jalan Haji Agus Salim dan disekitarnya diberi taman kota yang bernama Taman Tugu PensilTugu Proklamasi RiauMasyarakat Kota Tanjungpinang sangat menghargai sejarah. Beberapa kejadian penting dibuatkan tugu. Salah satunya tugu proklamasi. Tugu ini merupakan lokasi pertama kalinya dikibarkan bendera merah putih dan pembacaan teks proklamasi RI. Pantai Tanjung SiambangSelain memiliki destinasi budaya dan religi. Tanjungpiang juga tidak kalah mempesona untuk pemandangan pantainya. Salah satu, Pantai Tanjung Siambang, pantai ini berada di Pulau Dompak, tepatnya di belakang kantor Gubernur Kepri. Pantai ini menjadi tempat favorit masyarakat Tanjungpinang untuk menghabiskan hari libur. Selain memiliki pasir putih, pantai ini juga memiliki sunset yang mempesona. Peserta menunjukkan itik yang berhasil ditangkap dalam Lomba Nambat Itik saat Festival Pulau Penyengat di Dermaga Balai Adat Indera Perkasa, Kepulauan Riau, 21 Februari 2016. ANTARA/Yudhi MahatmaPantai ImpianPantai ini memiliki pemandangan yang berbeda. Tidak menawarkan pasir yang putih ataupun air yang jernih. Tetapi di pantai yang menghadap Pulau Dompak itu sering dikunjungi wisatawan hanya untuk wisata kuliner atau sekadar bersantai di tepi pantai. Di sepanjang pantai ini terdapat kedai kopi. Pengunjung sering menikmati pantai ini ketika sunset tiba. Pantai Impian atau terkadang disebut juga Pantai Bandar Pinang adalah sebuah pantai yang terletak di Kecamatan Tanjung Pinang Barat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan ini berada di Jalan Pantai Impian yang berdekatan dengan Jalan Wiratno. Di pantai ini, terdapat sebuah resor bernama Bintan Beach Resort Hotel dan sebuah rumah makan bernama Bandar Pinang Seafood Kantor Kerajaan MelayuKe Kota Tanjungpinang, anda akan menemukan banyak wisata sejarah dan budaya, terutama budaya Melayu. Peninggalan sejarah budaya Melayu masih tampak sampai saat ini. Salah satunya istana kantor yang terdapat di Pulau Penyengat. Gedung yang berbentuk rumah ini merupakan kantor atau tempat tinggal Raja TNI Hadi Tjahjanto ziarah ke Kompleks Makam Raja Hamidah Engku Puteri. TEMPO/Yogi Eka Sahputra Balai Adat Indra PerkasaBalai adat ini merupakan juga peninggalan sejarah melayu. Di balai inilah tamu disambut. Terdapat juga beberapa peninggalan budaya di dalam rumah tersebut. Sampai saat ini balai yang berada di Pulau Penyengat tersebut masih terawat. Beberapa acara besar sering dilaksanakan di Balai Adat Indra Perkasa. YOGI EKA SAHPUTRA
33 tempat yang diurut berdasarkan favorit wisatawanTempat Menarik & Tengara • Tempat KeagamaanTempat Bersejarah • Tempat KeagamaanTempat Bersejarah • Tempat KeagamaanTempat Menarik & Tengara • Bangunan ArsitekturTempat Bersejarah • PulauSasana & Arena Latihan OlahragaToko Barang Khusus & SuvenirTaksi & Layanan Antar JemputToko Barang Khusus & SuvenirToko Barang Khusus & SuvenirTaksi & Layanan Antar JemputTur Budaya • Tur Tempat Bersejarah & Situs WarisanTur Mandiri & Penyewaan Kendaraan • Perjalanan Satu HariScuba & Snorkelling • Tur TamasyaMenampilkan 1-30 dari 33 hasilTanya Jawab tentang Tanjung Pinang
orang terkaya di tanjungpinang